Bibit Durian Bawor Kaki 3 Jogja

Bibit Durian Bawor Kaki 3 Jogja
Bibit Durian Bawor Kaki 3 Jogja
Bibit Durian Bawor Kaki 3 Jogja

Bibit Durian Bawor Kaki 3 Jogja

Berbicara tentang durian, buah yang satu ini merupakan satu diantaranya tipe tanaman berbentuk pohon. Tanaman ini datang dari rimba di Malaysia, pulau Sumatera, dan Kalimantan di Indonesia.

Penyebaran durian melebar menuju Barat di negara Thailand, Birma, India serta Pakistan. Buah ini sudah diketahui di benua Asia yang pasti di Asia Tenggara semenjak abad ke 7 Masehi. Sekarang ini, kelezatan durian sudah diketahui hingga mancanegara, tetapi banyak pula yang tak suka buah durian ini.

Kelezatan rasa ditambah daging buah yang lembut jadikan daya tarik utama buat buah durian. Tanaman ini mempunyai banyak sekali fungsi berwujud kandungan gizi yang lumayan tinggi dan punyai faedah yang tinggi bagi badan.

Kandungan yang ada di durian ialah karbohidrat, energi, protein, lemak, zat fosfor, kalium, asam, vitamin, folat serta memiliki kandungan serat yang tinggi.

Tidak cuman mempunyai kandungan gizi itu, buah durian pun|pula|juga} mengandung anti-oksidan yang baik bagi badan untuk dapat menolak radikal bebas yang menimbulkan kanker. Perlu dibudidayakan? sudah pasti.

Budidaya banyaknya varietas unggul ini tentulah mesti didasarkan tentang teknik penanaman yang baik dan benar, karena seandainya ditanam secara sembarangan, jadi varietas unggul bakal membuahkan kualitas yang tidak baik disaat dipanen nanti.

Berikut adalah beberapa langkah perihal bagaimana caranya menanam tanaman buah durian yang baik dan benar.

Teknik menanam durian dari biji semestinya memiliki keunggulan serta kekurangan spesifik. Keunggulannya yakni, tanaman dapat berkembang dan tumbuh bertambah kuat, perakaran lebih bagus serta lebih kuat dari serangan hama serta penyakit.

Tidak hanya kelebihan, trik menanam durian dari biji nyatanya miliki beberapa kekurangan, seperti masa perkembangan yang makin lama dan mutu tanaman yang kadang sedikit tidak sama dengan induknya.

Untuk menanam bibit durian, sesungguhnya ada dua sumber bibit yang dapat diseleksi. Anda bisa menentukan bibit yang disebut hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Untuk menanam bibit durian, sebenarnya ada dua sumber bibit yang dapat di ambil. Anda bisa menentukan bibit sebagai hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Untuk Anda yang semakin senang menanam durian dari biji lewat cara mandiri. Seharusnya, biji durian disemai dahulu di media. Sebelum menanam, Anda pasti harus mempersiapkan media yang sesuai sama kepentingan durian.

Persiapan Media

Trik menanam durian pasti benar-benar dipastikan oleh proses persiapan media yang tepat. Hal ini dikarenekan media adalah tempat tanaman mendapati nutrisinya.

Oleh sebab tersebut media penting menjadi perhatian dengan teliti. Sebab, tidak dengan persiapan media yang baik, jadi pertumbuhan dan perkembangan tanaman durian akan terhambat.

Campurkan 1 polybag tanah dengan 0,5 kg GDM SaMe dengan sama rata.
Semprotkan 1 gelas air mineral GDM Black BOS ke dalam tungku, lalu semprot rata di seluruh polybag. Mengulangi hingga memenuhi dosis 10 kg/ha (100 polybag)

Yakinkan temperatur udaranya sesuai sama kepentingan pertumbuhan biji, yakni 20-23 derajat celcius.
Tanam biji dalam urutan tertelungkup dengan jarak antar biji kira-kira 2 cm membujur serta 4-5 cm membentang.
Sesudah biji ditanam di dalam tanah, tutup kotak dengan plastik biar terjaga kelembapannya.
Sekitar 2-3 minggu, biji akan mengeluarkan akar. Waktu tersebut plastik polybag dapat dibuka dan bibit dapat dipindahkan ke tempat luas.

Langkah Ubah Tanam Bibit Durian

Sebelum mengubah tanam bibit durian, seharusnya perlu dipilih bibit dengan keadaan yang sehat dan punyai pertumbuhan yang bagus. Bibit yang mau dipindahkan baiknya tumbuh setinggi 75-150 cm dengan umur 7-9 bulan.

A. Persiapan Area
Sebelum bibit durian dipindahkan, sediakan dulu area tanamnya. Membersihkan tempat tanam dari bebatuan dan juga tanaman liar. Lalu bentuk bedengan melalui langkah mencangkul tanah sedalam 30 cm sampai gembur.

Seterusnya, campur tanah dengan pasir serta GDM SaMe. Buat bedengan berukuran 1 x 2 mtr., tambahkan GDM SaMe dengan jumlah 0,5 Kg/lubang tanam.

Semprotkan 1 gelas air mineral GDM Black BOS per tungku dengan cara rata, dengan dosis 10 kg/100 pohon/ha.

B. Penanaman
Seusai area siap, bibit durian dapat ditanam dengan jarak tanam 8 x 8 m. Metode penanamannya dengan bikin lubang tanam sedalam 30 cm, setelah itu masukan bibit yang sudah siap tanam. Tutup dengan tanah.

Siram dengan 500 ml (dua gelas GDM Buah)/tangki, lalu semprotkan dengan sama rata di semua tanaman. Lakukan, hingga memenuhi jumlah 5 liter/ha/100 pohon.

C. Pemupukan Durian
Jangan remehkan pentingnya pemupukan durian. Sebab, tanpa pemupukan yang tepat, jadi cara budidaya durian yang Anda kerjakan tentu tidak dapat optimal.

Pemupukan pada tanaman durian dilakukan sekitar 3 kali sesudah waktu tanam. Pemupukan pertama dijalankan saat usia 0-2 tahun, 2-4 tahun, serta umur 4 tahun. Berikut ini jumlah pemupukan durian awal/pertama yang disarankan.

Pemupukan Pertama (0-2 Tahun):

0,5 kg GDM SaMe/lubang tanam dan aplikasikan tiap-tiap enam bulan sekali dengan jumlah 50 Kg/ ha/100 pohon.

satu gelas air mineral/bak GDM Black BOS. Lalu semprotkan lewat cara merata di semua permukaan tanah kurang lebih tanaman. Lakukan hingga memenuhi jumlah 10 liter/ha/100 pohon. Mengulangi tiap-tiap 6 bulan sekali.

500 ml (2 gelas Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah per tungku, semprotkan dengan cara sama rata keseluruh tanaman. Mengulang pengaplikasian tiap 1-2 minggu.

D. Jarak Tanam Durian
Jarak tanam ialah hal yang begitu penting untuk jadi perhatian dalam menanam tanaman tahunan. Sebab, kalau jarak terlalu rapat, karena itu produktivitas tanaman jadi rendah. Sedangkan kalau terlampau lebar, jadi hasil produksi yang dapat diperoleh petani hanya sedikit.

Jarak tanam yang disarankan untuk tanaman durian merupakan selebar 8 X 8 Meter. Jarak tanam itu merupakan jarak tanam yang baik, agar tidak rapat dan tidaklah terlalu lebar.

E. Perpindahan
Lubang tanam kembali lagi digali dengan ukuran yang bertambah kecil, kira-kira sekedar perakaran bibit. Lalu, pembungkus/polybag bibit dilepaskan dengan berhati-hati dan dimasukkan ke dalam lubang hanya bagian atas perakaran. Lalu, lubang kembali lagi ditutup dengan tanah galian.

F. Penyiraman
Selesai bibit ditanam, pangkal bibit seharusnya ditutup dengan jerami kering, lantas disiram air. Biar bibit tidak layu, berikan naungan buat perlindungan bibit dari intensitas cahaya matahari yang berlebih. Sesudah tanaman besar, konsisten melakukan penyiraman lewat cara rutin.

Komentar