Bibit Durian Bawor Kaki 4

Bibit Durian Bawor Kaki 4
Bibit Durian Bawor Kaki 4
Bibit Durian Bawor Kaki 4

Bibit Durian Bawor Kaki 4

Bicara berkenaan durian, buah yang ini sebagai satu diantara type tanaman berupa pohon. Tanaman ini datang dari rimba di Malaysia, pulau Sumatera, serta Kalimantan di Indonesia.

Persebaran durian melebar menjurus Barat di negara Thailand, Birma, India dan Pakistan. Buah ini sudah dikenal di benua Asia pasnya di Asia Tenggara mulai sejak abad ke 7 Masehi. Waktu ini, kelezatan durian sudah dikenal hingga sampai luar negeri, akan tetapi juga banyak yang tidak sukai buah durian ini.

Kelezatan rasa ditambah daging buah yang lembut membuat daya tarik penting bagi buah durian. Tanaman ini punya banyak kegunaan berupa kandungan gizi yang cukuplah tinggi dan memiliki khasiat yang tinggi untuk tubuh.

Muatan yang ada di durian yakni karbohidrat, energi, protein, lemak, zat fosfor, kalium, asam, vitamin, folat serta memiliki kandungan serat yang tinggi.

Selain memiliki muatan gizi itu, buah durian pun|pula|juga} punya kandungan antioksidan yang baik bagi tubuh agar dapat menangkal radikal bebas penyebab kanker. Penting dibudidayakan? sudah pasti.

Budidaya banyaknya varietas unggul ini tentu mesti didasarkan perihal trik penanaman yang benar dan baik, sebab apabila ditanam secara asal-asalan, maka varietas unggul akan menghasilkan kualitas yang buruk ketika dipanen kedepannya.

Berikut langkah-langkah tentang bagaimana caranya menanam tanaman buah durian yang benar serta baik.

Teknik menanam durian dari biji semestinya mempunyai keunggulan dan kekurangan tertentu. Keutamaannya adalah, tanaman bisa berkembang dan tumbuh makin kuat, perakaran lebih baik serta lebih kuat dari serangan hama dan penyakit.

Tidak cuman kelebihan, metode menanam durian dari biji rupanya punyai beberapa kekurangan, seperti masa perkembangan yang lebih lama dan mutu tanaman yang terkadang sedikit berbeda dengan induknya.

Untuk menanam bibit durian, sesungguhnya ada dua sumber bibit yang bisa di ambil. Anda bisa menentukan bibit yang disebut hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Buat menanam bibit durian, sebetulnya ada dua sumber bibit yang bisa di ambil. Anda dapat menentukan bibit yang merupakan hasil semaian atau bibit hasil cangkok.

Untuk Anda yang semakin sukai menanam durian dari biji dengan cara mandiri. Sebaiknya, biji durian disemai dulu di media. Sebelum menanam, Anda pasti harus menyiapkan media yang sama dengan kebutuhan durian.

Persiapan Media

Cara menanam durian pasti begitu ditentukan oleh proses persiapan media yang pas. Masalah ini dikarenekan media yakni tempat tanaman mendapatkan nutrisinya.

Oleh sebab tersebut media penting diingat dengan cermat. Karena, tidak dengan persiapan media yang baik, jadi perkembangan serta perkembangan tanaman durian akan terhambat.

Campurlah 1 polybag tanah dengan 0,5 kg GDM SaMe lewat cara rata.
Semprotkan 1 gelas air mineral GDM Black BOS di dalam bak, kemudian semprot rata di seluruhnya polybag. Ulangilah sampai penuhi dosis 10 kg/ha (100 polybag)

Pastikan temperatur udaranya sesuai dengan kepentingan pertumbuhan biji, adalah 20-23 derajat celcius.
Tanam biji dalam posisi tertelungkup dengan jarak antar biji seputar 2 cm membujur dan 4-5 cm membentang.
Sesudah biji ditanam dalam tanah, tutup kotak dengan plastik agar terbangun kelembapannya.
Seputar 2-3 minggu, biji bakal keluarkan akar. Saat itulah plastik polybag dapat dibuka dan bibit bisa dipindah ke tempat lega.

Metode Pindah Tanam Bibit Durian

Sebelum memindah tanam bibit durian, baiknya butuh di pilih bibit dengan kondisi yang sehat dan miliki pertumbuhan yang bagus. Bibit yang mau dipindahkan sebaiknya tumbuh setinggi 75-150 cm dengan umur 7-9 bulan.

A. Persiapan Tempat
Sebelum bibit durian dipindahkan, sediakan dahulu lahan tanamnya. Bersihkan lahan tanam dari bebatuan dan tanaman liar. Lantas bentuk bedengan dengan mencangkul tanah sedalam 30 cm hingga gembur.

Setelah itu, campur tanah dengan pasir dan GDM SaMe. Untuk bedengan mempunyai ukuran 1 x 2 mtr., imbuhkan GDM SaMe dengan jumlah 0,5 Kg/lubang tanam.

Semprotkan 1 gelas air mineral GDM Black BOS per tangki secara sama rata, dengan dosis 10 kg/100 pohon/ha.

B. Penanaman
Sehabis tempat siap, bibit durian bisa ditanam dengan jarak tanam 8 x 8 m. Metode penanamannya adalah dengan bikin lubang tanam sedalam 30 cm, setelah itu tambahkan bibit yang sudah siap tanam. Tutup dengan tanah.

Siram dengan 500 ml (dua gelas GDM Buah)/bak, lalu semprotkan dengan merata di seluruh tanaman. Kerjakan, hingga memenuhi jumlah 5 liter/ha/100 pohon.

C. Pemupukan Durian
Jangan remehkan pentingnya pemupukan durian. Karena, tidak dengan pemupukan yang pas, karena itu langkah budidaya durian yang Anda melakukan tentu tidak dapat maksimum.

Pemupukan pada tanaman durian dikerjakan sekitar 3x sehabis periode tanam. Pemupukan pertama dilakukan saat usia 0-2 tahun, 2-4 tahun, serta umur 4 tahun. Berikut dosis pemupukan durian awal/pertama yang disarankan.

Pemupukan Pertama (0-2 Tahun):

0,5 kg GDM SaMe/lubang tanam dan terapkan tiap enam bulan sekali dengan jumlah 50 Kg/ ha/100 pohon.

1 gelas air mineral/tangki GDM Black BOS. Lalu semprotkan dengan merata di semua permukaan tanah sekitar tanaman. Lakukan hingga penuhi jumlah 10 liter/ha/100 pohon. Mengulang tiap 6 bulan sekali.

500 ml (2 gelas Pupuk Organik Cair GDM Pakar Buah per tangki, semprotkan secara rata keseluruh tanaman. Ulangilah pengaplikasian setiap 1-2 minggu.

D. Jarak Tanam Durian
Jarak tanam yaitu hal yang begitu penting buat diperhatikan dalam menanam tanaman tahunan. Lantaran, bila jarak terlalu rapat, karena itu produktivitas tanaman jadi rendah. Sedangkan jika terlalu lebar, maka hasil produksi yang dapat diperoleh petani hanya sedikit.

Jarak tanam yang disarankan buat tanaman durian yakni selebar 8 X 8 Mtr.. Jarak tanam itu sebagai jarak tanam yang ideal, supaya tidak terlalu rapat serta tidak terlalu lebar.

E. Pemindahan
Lubang tanam kembali lagi digali dengan ukuran yang semakin kecil, kira-kira sekedar perakaran bibit. Selanjutnya, pembungkus/polybag bibit dilepaskan dengan cara berhati-hati serta dimasukkan ke lubang sebatas bagian atas perakaran. Lalu, lubang kembali ditutup dengan tanah galian.

F. Penyiraman
Seusai bibit ditanam, pangkal bibit semestinya ditutup dengan jerami kering, kemudian disiram air. Agar bibit tidak layu, kasih naungan membuat perlindungan bibit dari intensif cahaya matahari yang berlebih. Setelah tanaman besar, terus kerjakan penyiraman lewat cara teratur.

Komentar